Tampilkan postingan dengan label perubahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perubahan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Desember 2011

Langkah-langkah Menghadapi Keburukan Ekonomi Dalam Bisnis I

Apakah anda sedang memulai bisnis anda?

Ataukah mungkin bisnis anda sudah mulai berjalan lancar?

Prospek bisnis yang terlihat sangat bagus pada bulan-bulan awalnya secara tiba-tiba merosot pada bulan selanjutnya, customer yang pada dulunya membeli produk/jasa anda tiba-tiba tidak dapat dihubungi kembali dan ternyata telah menggunakan jasa/produk dari perusahaan lain, customer anda hanya mau membeli barang anda dengan harga yang telah dipotong hingga setengah dari harga seharusnya. Mungkinkah ini yang sedang anda alami sekarang?

Berbisnis memang tidak selamanya akan memberi prospek yang baik, ada kalanya prospek bisnis tersebut akan merosot tajam, dimana yang pada awalnya bisnis terasa begitu lancar lalu di bulan selanjutnya benar-benar terganjal. Bagaimana caranya untuk menghadapi situasi yg sedemikian rupa? Bagaimana caranya agar anda tidak mulai untuk menutup bisnis yang telah anda bangun dengan susah payah tersebut?

Berikut adalah beberapa tips yang mungkin dapat anda terapkan:
  • Pikirkan ulang tentang bisnis anda. Duduklah dengan santai dengan segelas kopi hangat dan roti di teras rumah anda. Kepala yang dinging benar-benar diperlukan dalam situasi ini. Tidak perlu bagi anda untuk khawatir karena bisnis anda mungkin anda rasa masih kecil, karena justru bisnis yang kecil merupakan bisnis yang sangat mudah diubah arah haluannya.

    Renungkanlah kembali SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Thread) dari bisnis anda. Diutamakan pada Kekuatan (strength), kelemahan (weakness), dan kesempatan pasar yang memungkinkan yang bisa anda gali. Mungkin pertanyaan seperti, “kalau perusahaan si A bisa menjual secara online, kenapa aku tidak?”, “apakah harus aku menawarkan selain produk namun juga jasa yang relevan untuk customer ku?”.

    Terus gali lah opportunity dari pengembangan bisnis yg anda bisa lakukan. Jangan hanya menebak-nebak, tapi lakukan lah analisa dengan berbagai cara, bisa dengan melakukan survey melalui tenaga sales yang telah anda miliki, atau masih banyak cara lain untuk menganalisis kebutuhan pasar. Ingat, kebutuhan pasar akan selalu berubah seiring dengan pertumbuhan ekonomi.

  • Hubungi kembali customer lama anda. Inilah pentingnya untuk tetap ‘stay in touch’ dengan customer anda. Janganlah pernah anda berasumsi bahwa customer yang telah berhenti membeli dari anda pada saat sebelumnya akan selamanya tidak mau lagi membeli produk/jasa anda, kebutuhan konsumen akan terus berubah begitu pula dengan sudut pandang dari konsumen tersebut. Perusahaan yang telah lama memutus kontrak perusahaan anda karena perubahan prioritas belum tentu pada kurun waktu selanjutnya tidak akan membuat kontrak lagi dengan anda, karena perubahan ekonomi maka perubahan kebutuhan konsumen juga akan terjadi.

    Cobalah menghubungi kembali customer lama anda dengan harapan bahwa kebutuhan mereka akan berubah dan mereka akan kembali membeli produk/jasa anda. Dengan adanya peningkatan frekuensi anda menjalin kontak dengan customer lama anda atau bahkan competitor anda makan akan semakin tertera di pikiran mereka tentang perusahaan produk/jasa anda.


Bersambung ke Langkah-langkah Menghadapi Keburukan Ekonomi Dalam Bisnis II

Oleh : Kevin Wahyono

Rabu, 22 Desember 2010

Seputar Persalinan I

Perubahan Fisik yang dirasakan setelah Proses Persalinan Normal

Setelah proses melahirkan bayi, tubuh akan mengadakan perubahan untuk menyesuaikan diri kembali ke keadaan tidak hamil. Periode ini disebut periode pasca-persalinan yaitu selama enam minggu pertama setelah melahirkan bayi. Kebanyakan wanita akan merasa tidak nyaman oleh beberapa keadaan yang diakibatkan proses persalinan, dan ini keadaan yang normal.

Sabar saja dan berikan waktu untuk diri sendiri sebelum anda kembali ke keadaan sebelum hamil dahulu.

Ada beberapa hal yang sebaiknya diketahui untuk mengatasi keadaan yang mungkin timbul selama periode ini.

  1. Episiotomi (Pengguntingan di daerah perineum) saat proses persalinan
    Bila mendapat episiotomi, anda akan mengalami rasa nyeri di daerah perineum (daerah antara vagina dan anus). Jahitan, robekan atau luka akan terasa sangat tidak nyaman.

  2. Untuk mengurangi rasa sakit:
    • Mintalah obat pengurang rasa sakit bila Anda memerlukannya (biasanya hanya selama beberapa hari)
    • Jagalah kebersihan daerah perineum anda. Ganti pembalut beberapa kali sehari. Pembalut yang lembab dan terlalu lama dipakai dapat menjadi sumber kuman
    • setelah buang air kecil, siramlah bagian tersebut dengan air hangat, lalu dikeringkan secara lembut
    • isi kantong dengan es atau bungkus es dengan kain bersih, dan letakkan didaerah tersebut untuk meringankan rasa nyeri
    • bila saat duduk terasa sangat tidak nyaman, gunakan bantal berbentuk donat untuk mengurangi tekanan
    • teruskan latihan kegel anda sehari setelah persalinan. Latihan ini akan membantu mengurangi rasa nyeri dan memperkuat otot-otot panggul. Mulai dari 5 detik dan lakukan 5-10 kali secara berulang dalam sehari.
    • Perhatikan tanda-tanda infeksi seperti rasa sakit yang bertambah, rasa panas, bengkak dan keluar nanah. Bila terjadi tanda seperti itu, segera hubungi dokter Anda.
    • Tidak perlu kuatir jahitan akan lepas, bila anda buang air besar. Keadaan ini akan makin membaik dalam beberapa minggu. Bersihkan dan keringkan dengan lembut bagian jahitan setiap selesai buang air besar.


  3. Cairan yang keluar dari vagina

  4. Empat sampai delapan minggu setelah proses persalinan, vagina akan mengeluarkan cairan yang disebut lokia, yang disebebkan karena pelepasan plasenta dari dinding rahim. Setiap wanita akan mengalami pendarahan ini setelah proses persalinan normal maupun operasai caesar. Pendarahan ini seperti menstruasi, tetapi keluar lebih banyak pada hari-hari pertama persalinan dan secara bertahap jumlahnya semakin berkurang. Anda dapat mengalami pengeluaran lokia sekitar 2-3 minggu atau lebih dari 6 minggu setelah persalinan. Dimulai dengan lokia berwarnaa merah terang yang disertai dengan gumpalan, lalu menjadi merah kecoklatan dan secara bertahap menjadi cairan kuning keputihan.
    Ini normal dan merupakan cara tubuh secara alamiah mengeluarkan sisa darah, lendir, dan sisa jaringan yang tertinggal dalam rahim. Hubungi dokter bila terjadi pendarahan vagina yang hebat, lokia yang keluar berbau busuk, atau terjadi demam tubuh lebih dari 38 derajat celcius.

  5. Rasa sakit seperti menstruasi

  6. setelah proses persalinan, anda akan merasakan rasa kram perut seperti saat menstruasi. Ini terjadi karena kontraksi untuk mengembalikan rahim ke ukuran dan bentuk sebelumnya dan membantu otot rahim menekan pembuluh darah yang terbuka akibat pelepasan plasenta dari dinding rahim. Rasa kram ini akan meningkat beberapa saat setelah persalinan sampai beberapa hari, dan juga saat anda memberikan asi, karena pada saat menyusui akan merangsang hormon oksitokin yang juga berfungsi dalam kontraksi pada rahim. Mintalah obat pengurang rasa sakit bila perlu, dan jangan menahan kencing, karena kandungan kencing yang penuh akan menyebabkan rahim tidak berkontraksi secara efisien.


Bersambung.......

Oleh : Desiani