Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Januari 2011

Pijat Bayi III

5. Muka

Umumnya tidak diperlukan minyak untuk daerah muka

a. Dahi : Menyetrika dahi (open book)
  • Letakkan jari-jari kedua tangan Anda pada pertengahan dahi
  • Tekankan jari-jari Anda dengan lembut mulai dari tengah dahi keluar ke samping kanan dan kiri seolah menyetrika dahi atau membuka lembaran buku
  • Gerakkan ke bawah ke daerah pelipis, buatlah lingkaran-lingkaran kecil di daerah pelipis, kemudian gerakkan ke dalam melalui daerah pipi di bawah mata.



b. Alis : Menyeterika alis

  • Letakkan kedua ibu jari anda di antara kedua alis mata
  • Gunakan kedua ibu jari untuk memijat secara lembut pada alis mata dan di atas kelopak mata, mulai dari tengah ke samping seolah menyetrika alis.



c. Hidung : Senyum I

  • Letakkan kedua ibu jari anda pada pertengahan alis
  • Tekankan ibu jari anda dari pertengahan kedua alis turun melalui tepi hidung ke arah pipi dengan membuat gerakan ke samping dan ke atas seolah membuat bayi tersenyum.



d. Mulut bagian atas : senyum II

  • Letakkan kedua ibu jari Anda diatas mulut dibawah sekat hidung
  • Gerakkan kedua ibu jari anda dari tengah ke samping dan ke atas ke daerah pipi seolah membuat bayi tersenyum



e. Mulut bagian bawah : senyum III

  • Letakkan kedua ibu jari anda ditengah dagu
  • Tekankan dua ibu jari pada dagu dengan gerakan dari tengah ke samping, kemudian ke atas ke arah pipi seolah membuat bayi tersenyum



f. Lingkaran kecil dirahang (small circles around jaw)

  • Dengan jari kedua tangan, buatlah lingkaran-lingkaran kecil di daerah rahang bayi



g. Belakang telinga

  • Dengan mempergunakan ujung-ujung jari, berikan tekanan lembut pada daerah belakang telinga kanan dan kiri
  • Gerakkan ke arah pertengahan dagu dibawah dagu



6. Punggung

a. Gerakan maju mundur (kursi goyang)

  • Tengkurapkan bayi melindang di depan anda dengan kepala di sebelah kiri dan kaki di sebelah kanan anda.
  • Pijatah sepanjang punggung bayi dengan gerakan maju mundur menggunakan ke dua telapak tangan, dari bawah leher sampai ke pantat bayi, lalu kembali lagi ke leher.



b. Gerakan menyetrika

  • Pegang pantat bayi dengan tangan kanan
  • Dengan tangan kiri, pijatlah mulai dari leher ke bawah sampai bertemu dengan tangan kanan yang menahan pantat bayi seolah menyetrika punggung



c. Gerakan menyetrika dan mengangkat kaki

  • Ulangi gerakan menyetrika punggung, hanya kali ini tangan kanan memegang kaki bayi dan gerakan dilanjutkan sampai ke tumit kaki bayi



d. Gerakan melingkar

  • Dengan jari-jari kedua tangan anda, buatlah gerakan-gerakan melingkar kecil-kecil mulai dari batas tengkuk turun ke bawah di sebelah kanan dan kiri tulang punggung sampai ke pantat
  • Mulai dengan lingkaran-lingkaran kecil di daerah leher, kemudian lingkaran yang lebih besar di daerah pantat.



e. Gerakan menggaruk

  • Tekankan dengan lembut kelima jari-jari tangan kanan anda pada punggung bayi
  • Buat gerakan menggaruk ke bawah memanjang sampai ke pantat bayi




Oleh : Desiani
Dikutip dari : Pedoman Pijat Bayi (edi revisi), dr. Utami Roesli, SpA, MBA., CIMI, Penerbit : Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara

Rabu, 22 Desember 2010

Seputar Persalinan I

Perubahan Fisik yang dirasakan setelah Proses Persalinan Normal

Setelah proses melahirkan bayi, tubuh akan mengadakan perubahan untuk menyesuaikan diri kembali ke keadaan tidak hamil. Periode ini disebut periode pasca-persalinan yaitu selama enam minggu pertama setelah melahirkan bayi. Kebanyakan wanita akan merasa tidak nyaman oleh beberapa keadaan yang diakibatkan proses persalinan, dan ini keadaan yang normal.

Sabar saja dan berikan waktu untuk diri sendiri sebelum anda kembali ke keadaan sebelum hamil dahulu.

Ada beberapa hal yang sebaiknya diketahui untuk mengatasi keadaan yang mungkin timbul selama periode ini.

  1. Episiotomi (Pengguntingan di daerah perineum) saat proses persalinan
    Bila mendapat episiotomi, anda akan mengalami rasa nyeri di daerah perineum (daerah antara vagina dan anus). Jahitan, robekan atau luka akan terasa sangat tidak nyaman.

  2. Untuk mengurangi rasa sakit:
    • Mintalah obat pengurang rasa sakit bila Anda memerlukannya (biasanya hanya selama beberapa hari)
    • Jagalah kebersihan daerah perineum anda. Ganti pembalut beberapa kali sehari. Pembalut yang lembab dan terlalu lama dipakai dapat menjadi sumber kuman
    • setelah buang air kecil, siramlah bagian tersebut dengan air hangat, lalu dikeringkan secara lembut
    • isi kantong dengan es atau bungkus es dengan kain bersih, dan letakkan didaerah tersebut untuk meringankan rasa nyeri
    • bila saat duduk terasa sangat tidak nyaman, gunakan bantal berbentuk donat untuk mengurangi tekanan
    • teruskan latihan kegel anda sehari setelah persalinan. Latihan ini akan membantu mengurangi rasa nyeri dan memperkuat otot-otot panggul. Mulai dari 5 detik dan lakukan 5-10 kali secara berulang dalam sehari.
    • Perhatikan tanda-tanda infeksi seperti rasa sakit yang bertambah, rasa panas, bengkak dan keluar nanah. Bila terjadi tanda seperti itu, segera hubungi dokter Anda.
    • Tidak perlu kuatir jahitan akan lepas, bila anda buang air besar. Keadaan ini akan makin membaik dalam beberapa minggu. Bersihkan dan keringkan dengan lembut bagian jahitan setiap selesai buang air besar.


  3. Cairan yang keluar dari vagina

  4. Empat sampai delapan minggu setelah proses persalinan, vagina akan mengeluarkan cairan yang disebut lokia, yang disebebkan karena pelepasan plasenta dari dinding rahim. Setiap wanita akan mengalami pendarahan ini setelah proses persalinan normal maupun operasai caesar. Pendarahan ini seperti menstruasi, tetapi keluar lebih banyak pada hari-hari pertama persalinan dan secara bertahap jumlahnya semakin berkurang. Anda dapat mengalami pengeluaran lokia sekitar 2-3 minggu atau lebih dari 6 minggu setelah persalinan. Dimulai dengan lokia berwarnaa merah terang yang disertai dengan gumpalan, lalu menjadi merah kecoklatan dan secara bertahap menjadi cairan kuning keputihan.
    Ini normal dan merupakan cara tubuh secara alamiah mengeluarkan sisa darah, lendir, dan sisa jaringan yang tertinggal dalam rahim. Hubungi dokter bila terjadi pendarahan vagina yang hebat, lokia yang keluar berbau busuk, atau terjadi demam tubuh lebih dari 38 derajat celcius.

  5. Rasa sakit seperti menstruasi

  6. setelah proses persalinan, anda akan merasakan rasa kram perut seperti saat menstruasi. Ini terjadi karena kontraksi untuk mengembalikan rahim ke ukuran dan bentuk sebelumnya dan membantu otot rahim menekan pembuluh darah yang terbuka akibat pelepasan plasenta dari dinding rahim. Rasa kram ini akan meningkat beberapa saat setelah persalinan sampai beberapa hari, dan juga saat anda memberikan asi, karena pada saat menyusui akan merangsang hormon oksitokin yang juga berfungsi dalam kontraksi pada rahim. Mintalah obat pengurang rasa sakit bila perlu, dan jangan menahan kencing, karena kandungan kencing yang penuh akan menyebabkan rahim tidak berkontraksi secara efisien.


Bersambung.......

Oleh : Desiani