Tampilkan postingan dengan label indikator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indikator. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 September 2011

Menganalisis Kerusakan pada PC melalui Indikator Bunyi dengan BIOS

PERBEDAAN YANG SIGNIFIKAN DILIHAT DARI INDIKATOR BUNYI
AMI BIOSAWARD BIOS
INDIKATORMASALAHKETERANGANINDIKATORMASALAHKETERANGAN
1 x Bunyi BipKegagalan me-refresh DDRAMkegagalan ketika mengakses memori untuk me-refreshnya1 x bunyi Bip panjangAda pada memoriMemori tidak terpasang dengan benar, hip memori rusak
2 x Bunyi BipKegagalan rangaian parity (bisa pada “memori” dan “ motherboard”)Untuk mendeteksi dan koreksi rangkaian eror1 x Bunyi Bip panjang, 2 x bunyi Bip pendekAda pada sistem video (Video Card)Bios tidak dapat mengakses sistem video untuk menampilkan pesan error ke layar monitor.
3 x Bunyi BipKegagalan base memorISlot memori rusak1 x bunyi Bip panjang, 3 x bunyi Bip pendekAda pada sistem video (Video Card)Video card dipasang pada sistem yang sudah ada video card on-board.
4 x Bunyi BipKegagalan sistem timerKesalahan pd satu atau lebih timer yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pd motherboardSuara Bip sambung menyambungAda pada memori atai video card
5 x Bunyi BipKegagalan processorKarena panas berlebih atau prosessor tidak terpasang dengan benar pada socket nya
6 x suara BipKegagalan keybord kontroler A20. Merupakan chip pada motherboard yang mengendalikan keyboard anda
7 x Bunyi BipKesalahan prosessor
8 x suara BipKesalahan baca/tulis memory display
9 x Bunyi BipKerusakan Bios
10 x Bunyi BipKesalahan CMOS
11 x Bunyi BipKerusakan cache memori


Didalam mendiagnosa masalah tersebut ada beberapa pedoman yang bisa dipergunakan
Pada saat computer dinyalakan, power suplay akan mengirimkan daya kesemua komponen. Bila sebaliknya tidak ada daya maka periksalah power supplay anda. Untuk mengetesnya anda dapat meggunakan LED (Light Emiting Diode) kemudian pasangkan pada Power LED konektor, jika menyala artinya power supplay masih bagus.

Jika semua komponen sudah mendapatkan daya yang cukup, maka prosessor akan mencari instruksi pada ROM BIOS untuk prosessor kemungkinan panas yang berlebih akibat overclock atau posisi yang tidak sempurna.

Jika POST akan berlanjut tapi tidak selesai, kemungkinan besar masalah ada pada motherboard.
Beberapa yang harus dilakukan adalah:
  1. Jika PC tidak mau booting sama sekali, pastikan komponen minimal sudah terpasang antara lain : prosessor, memori, video card, dan sebuah drive pastikan terpasang dengan benar
  2. lepaskan komponen yang tidak wajib, seperti perangkat eksternal lainya yaitu printer, scanner dll. Kemudian hidupkan sistem dan coba pasang satu persatu satu card tersebut untuk megujinya.
  3. cek ulang setting jumper pada motherboard, pastikan tipe prosessor bus speed, multiplier dan jumper tegangan. Pastikan pula jumper BIOS berada pada posisi yang benar
  4. ubah setting BIOS ke setting default untuk memastikan bahwa masalah tidak terletak pada setting BIOS yang berlebihan, contoh dengan menurunkan read/write access time memori dan hardisk. Cek semua koneksi kabel pada motherboard apakah sudah benar, cek pula apakah ada komponen yang mengalamipanas berlebih jika ada ubah setting BIOS dan seting yang lebih rendah.


PENANGANAN LANJUT…
  1. untuk kasus indikasi suara 1,2,3 kali bunyi BIp cobalah perbaiki posisi memori terlebih dahulu kemudian jika masih sama ada kemungkinan memori rusak
  2. untuk masalah indikasi suara 4,5,7 dan 10 kali bunyi Bip artinya motherboard rusak dan harus diperbaiki atau diganti
  3. sedangkan untuk indikasi 6 kali bunyi suara Bip, kerusakan ada pada chip keyboard controller, jika masih ada error maka gantilah chip keyboard tersebut.
  4. untuk indikasi 8 kali bunyi suara Bip, memori error pada video adapter, maka yang harus dilakukan adalah menggantinya dengan yang baru.
  5. untuk indikasi 9 kali bunyi suara Bip, menandakan kegagalan chip BIOS, bukan disebabkan karena kurang sempurna maka kemungkinan chip BIOSnya ada error pada program.
  6. untuk indikasi 11 kali bunyi suara Bip, maka yang harus dilakukan adalah dengan mengganti cache memori.


Demikian pengalaman yang kami dapat, mudah mudahan bisa membantu bagi para pemula yang sedang belajar seputar permasalahan pada hadware, apabila ada kekurangan dan kesalahan dalam penulisan kami mohon ma’af yang sebesar-besarnya kami selalu mengharap kritik dan saran dari pembaca untuk penyempurnaan didalam penulisan

Oleh : Muhammad Riyadi & Eprie

Senin, 29 Maret 2010

PULANG KE DESA - Habis

Di Indonesia, polarisasi pembangunan terpusat pada kota-kota besar di sepanjang koridor Sumatra bagian timur dan Jawa bagian utara. Dan pesatnya pembangunan di kota-kota besar ini telah memarakkan aktivitas perekonomian disekitarnya dengan sangat luar biasa.

Studi Firman (1996) memperlihatkan bahwa 5 koridor utama di Jawa yaitu yang teridentifikasi melalui jalur Jakarta-Bandung; Koridor Serang-Jakarta-Karawang yang kini semakin mengembang ke arah Cirebon; Koridor Cirebon-Semarang; Koridor Semarang-Yogyakarta; dan Koridor Surabaya-Malang, dicirikan oleh semakin kaburnya perbedaan antara wilayah rural (pedesaan) dengan wilayah urban (perkotaan). Bahkan lebih jauh lagi, telah terjadi percampuran antara kegiatan ekonomi pedesaan -khususnya pertanian- dan kegiatan ekonomi perkotaan. Dan geliat perekonomian di daerah ini diyakini tidak akan surut dengan desentralisasi, bahkan akan semakin marak.

Sementara itu, dengan skema bagi hasil sumber daya alam sesuai UU No.25/1999 kita juga dapat memastikan bahwa daerah-daerah yang kaya dengan SDA seperti Aceh, Riau, Kaltim dan Irian akan mendapat dana perimbangan yang lebih besar dari daerah lain. Daerah-daerah ini dipastikan akan menjadi daerah "kaya" baru, yang pada gilirannya akan menjadi pusat-pusat pertumbuhan baru. Kota-kota seperti Bontang, Lhokseumawe, Timika, dan Rumbai potensial akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan karenanya sangat layak untuk dibidik.

Indikator dari menariknya potensi ekonomi daerah-daerah "kaya" ini terlihat dari tingginya laju migrasi masuk ke daerah-daerah tersebut. Batam dan Timika adalah contoh daerah yang memiliki laju migrasi masuk tertinggi di Indonesia. Gejala serupa juga diperkirakan akan segera terjadi di kota-kota seperti Pekanbaru, Dumai, Rumbai, Bontang, Balikpapan, Sorong, dan Muaraenim.

Data terakhir dari sensus penduduk 2000 juga memperkuat hal ini. Dari sensus 2000 diketahui bahwa propinsi Riau merupakan propinsi yang paling cepat laju pertumbuhan penduduknya sebesar 3,79% yang mana hal ini terjadi tidak lain karena Riau telah menjadi daerah tujuan para pekerja dari propinsi lain. Propinsi kaya lainnya juga mengalami gejala pertambahan penduduk yang signifikan yaitu Kalimantan Timur (2,74%) dan Irian Jaya (2,60%).

Anda juga perlu untuk memasang mata dan telinga lebih tajam untuk menangkap peluang-peluang yang "tersembunyi". Sebagai contoh peluang tersembunyi ini adalah Kabupaten Indramayu. Selama ini Indramayu terkenal sebagai salah satu daerah terbesar pengekspor tenaga kerja tidak terdidik ke daerah perkotaan dan bahkan luar negeri. Yang tergambar di benak kita adalah Indramayu adalah daerah miskin sehingga banyak warganya yang merantau.

Padahal sebenarnya Indramayu adalah daerah kaya dengan tambang minyak-nya baik on-shore maupun off-shore yakni di kecamatan Karang Ampel dan Losarang. Kilang minyak Balongan yang terkenal itupun ada di daerah ini. Jika UU No.25/1999 efektif diberlakukan, maka total penerimaan daerah ini akan meningkat drastis dari sekitar Rp 150 milyar pada tahun anggaran 1999/2000 menjadi Rp 365 milyar pada tahun 2001 ini.

Jadi, bila di era otonomi daerah ini anda diajak kawan untuk "pulang ke desa", jangan langsung anggukan kepala anda. Tetapi tanyalah dulu, pulang ke desa yang mana?


Oleh: Yusuf Wibisono