Tampilkan postingan dengan label system. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label system. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2011

Penghargaan dan Produktivitas

Anda memiliki kendala dengan karyawan anda?

Anda merasa karyawan anda semakin tidak produktif? Maka, ada kemungkinan beberapa hal yang membuat karyawan anda belum mendapatkan job satisfaction mereka, termasuk diantara nya adalah appraisal.

Tingkat kebutuhan setiap orang memang berbeda tapi pada umumnya hampir sama,
Seperti yang digambarkan oleh diagram Maslow Hierarcy of Needs di samping, bahwa kebutuhan inilah yang secara umum sangat diharapkan oleh manusia untuk dipenuhi. Berikut penjelasan tentang teori diagram Maslow dimulai dari yang paling dasar:
  • Physiological Needs. Merupakan kebutuhan akan hidup secara fisik seperti air, makanan, istirahat, dll.
  • Safety Needs. Merupakan kebutuhan akan keamanan, seperti asuransi dll.
  • Social Needs. Merupakan kebutuhan akan sosialisasi, Segala bentuk penerimaan dalam suatu grup atau kelompok merupakan salah satu dari pemenuhan social needs.
  • Self-Esteem Needs. Kebutuhan akan ego, seperti pengakuan, status, harga diri, dll
  • Self-Actualization. Kebutuhan akan pembuktian diri sendiri di level tertinggi berkaitan dengan pengembangan pribadi.


Kunci dari meningkatkan produktivitas karyawan adalah dengan menyentuh tingkat satisfaction tertinggi mereka dalam pekerjaan sehingga mereka akan memberikan usaha mereka yang terbaik dalam pemenuhan tujuan-tujuan perusahaan anda, yaitu dengan cara memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka.

Telah kita kenal banyak sekali aspek yang dapat mendorong meningkatnya produktivitas karyawan, salah satunya adalah dengan penerapan Sistem Penghargaan ( Appraisal System ).

Appraisal System merupakan suatu bentuk sistem dimana adanya pemberian penghargaan atau reward terhadap hasil kerja karyawan yang melebihi standard kerja yang telah ditetapkan. Sesuai dengan penggambaran hierarki kebutuhan manusia yang digambarkan oleh Maslow (Physiological Needs, Safety Needs, Social Needs, Self-Esteem Needs, Self Actualization Needs), Appraisal System berfungsi sebagai suatu bentuk interpretasi pemenuhan terhadap kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Berikut adalah tahapan-tahapan proses Appraisal System:
  • Membentuk standard performa kerja dengan karyawan.
  • Bersama-sama menentukan tujuan terukur.
  • Mengukur performa kerja aktual.
  • Membandingkan hasil pengukuran performa kerja aktual dengan standard yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Diskusikan tentang bentuk appraisal/penghargaan yang dapat diterima oleh karyawan akan performa kerja yang telah dia berikan.
  • Dan apabila memang dibutuhkan berkaitan dengan performa kerja yang kurang adalah dengan mengkoreksi.


Dengan melakukan evaluasi kerja dalam tiap kurun waktu tertentu, maka pengukuran terhadap performa kerja dari masing-masing karyawan juga akan semakin terkontrol. Setiap performa kerja yang melebihi standard kinerja awal yang telah ditentukan berhak mendapatkan penghargaan /appraisal. Bentuk dari appraisal itu sendiri juga tergantung dari kebijakan yang diterapkan oleh perusahaan, sebagai contoh pada beberapa perusahaan menerapkan program “Employee of The Year” yang juga merupakan salah satu bentuk Appraisal terhadap kinerja karyawan berupa penghargaan yang digantung di ruangan direktur atau ruangan yang memiliki akses view tertinggi sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan Self-Esteem.

Kekuatan dari sebuah appraisal/penghargaan sangatlah tinggi dan berkaitan dengan motivasi kerja yang positif, namun ada kalanya perusahaan juga perlu mengkaji tingkat appraisal seperti apakah yang selain menguntungkan untuk karyawan namun juga menguntungkan bagi perusahaan.

Oleh : Kevin Wahyono

Selasa, 22 November 2011

Assassin’s Creed Part III

Selain itu untuk memunculkan quest-quest baru yang akan membantu penyelidikannya Altair. Di setiap wilayah kota, pasti akan muncul side quest unik, mengumpulkan semua koleksi bendera dari lambang tertentu yang tersebar di penjuru kota. Bonusnya jika sukses meng-koleksi semua bendera yang jumlahnya banyak itu? Tidak ada! Fungsinya hanya untuk checkpoint aja.

Kota Damaskus, Jerusalem, dan Acre, selalu ada satu Kantor Cabang beserta seorang Supervisor dari organisasinya Altair juga. Ketiga kota tersebut sangat luas, dan akan terbagai dalam 3-4 sub-wilayah, dimana wilayah-wilayah baru itu akan terbuka seiring perkembangan cerita. Altair bebas menjelajahi setiap sudut kota, apakah itu sambil berjalan-jalan, berlari atau berlompatan diatas atap bangunan-bangunan yang ada. Namun ia harus waspada agar gerak geriknya itu tak mengundang polisi atau tentara setenpat, ada meteran wanted di system HUD Assasin Creed. Ia juga dilarang membunuh warga sipil tak berdosa, jika dipaksa membunuh, meteran health-nya akan berkurang dan akan kembali penuh dalam sekian menit kemudian jika ia berdiam diri. Yup, menyerupai system health ala game COD 4 n GOW.

Kota-kota itu dipenuhi oleh penduduk yang sibuk beraktivitas macam-macam, ada polisi-polisi yang terus mondar mandir sebagai petugas Kamtibmas, ada pula polisi yang diam lagi berjaga di tempat-tempat tertentu. Di kota, ada preman lalu lalang, jika dihabisi gamer akan mendapatkan tambahan senjata pisau-pisau kecil. Di ketiga kota tersebut pasti memiliki quest menyelamatkan orang miskin dari gangguan polisi. Altair harus mengalahkan semua polisi pengganggu tersebut dengan berbagai cara. Bonusnya jika berhasil, berupa Altair bisa menyamar menjadi seorang pelajar untuk mengelabui tentara atau polisi. Bonus satunya lagi, jika ia dikejar-kejar oleh polisi, akan ada sekelompok lelaki yang akan menghalangi para polisi tersebut. Meteran wanted level itu akan hilang jika Altair membunuh para polisi tersebut atau ia bersembunyi di tempat-tempat yang telah ditentukan.

Pihak Ubisoft, umumnya termasuk developer yang perhatian dalam mengolah kontrol yang baik, dari sebuah game konsol ke game PC. Assasin Creed dengan pandangan pihak ketiga ini, menerapkan transformasi kontrol pergerakan Altair untuk PC dengan baik, termasuk kemampuannya memanjat dinding, tangga, berlompatan diatas bangunan-bangunan rumah yang ada, berlari cepat, mengendarai kuda.

Adanya jurus-jurus kombo dalam pertarungan senjata tajam yang agak menyulitkan gamer PC. Mengapa Ubisoft tidak membuat sebuah tombol untuk jalan pintas dalam menggunakan kombo-kombo yang ada??? agar lebih memudahkan gamer PC dalam bertarung jarak dekat dengan musuh. Kontrolnya dalam bertarung agak tak ramah terhadap keybord PC. Sehebat apapun Altair dalam membunuh para petinggi pasukan Templar itu dengan berbagai cara, baik itu dengan cara stealth atau secara terang-terangan, ternyata ia masih memiliki rasa moralitas yang tinggi.

Oleh : Muhammad jundi robbani